Oleh: donbull | Juli 25, 2012

dua dialog singkat

dialog satu (jaman dulu)

deskripsi : dialog 2 politisi yang mangkal di senayan, teman sekroni, beda bendera satu nasib, kayaraya, ngobrol soal loby politik buat nge-Goal-in peraturan,

A : “Hei lu, apa kabar? Gimana soal pesenan dari Bos Perumahan? Lu bisa bantu ngga?”
B : “Tenang aje bos, asal pelicinnya cukup tak jadi masalah.”
A : “Gue pokoknya mau terima beres, nanti pelicinnya Gue yang urus. Oh, ya soal tetangga sebelah yang ribut, lu uruslah”
B : “Oke lah bos, kita ledenin apa maunya mereka.Mau cara kasar kita ayo saja”
A : “Iyalah, tapi lu jangan maing kasar, jangan teriak-teriak terus adu jotos kaya tukan becak dong. Main halus saja”

Dulu, semua orang bilang seperti itu. Satu yang tidak, tukang becak.

dialog dua (jaman sekarang)

deskripsi : dialog 2 tukang becak yang mangkal di sebuah perempatan pasar, teman sekronis (pakai s), beda bendera satu nasib, miskin, ngobrol hari ini dapet saweran berapa,
A : “Eh mad, gimana sampeyan hari ini? dapet berapa mancal pedalnya ?”
B : “Ah, seharian aku cuma dapet 10.000 Kang. Kalo gini mau makan apa anak istri di rumah.”
A : “Yang sabarlah, malam belum larut, masih ada waktu.”
B : “Mas, tadi siang aku tuh hampir berantem sama Paijo. Masa ada orang mau naik becak saya direbut! Awas Kalo besok ketemu saya.”
A : “Jangan lah, sama teman sendiri mau berkelahi, mau adu jotos. Sudah kaya anggota DPR saja kamu tuh.”

Sekarang, semua orang bilang itu. Satu yang tidak, politisi senayan.
Pendidikan, di jaman sekarang, terlebih lagi hari ini sering tidak mencerminkan perilaku orangnya. Saya percaya banyaaaak, banyaaak, dan banyaaaak sekali tukang becak lebih santun perilakunya daripada politisi senayan


Responses

  1. benar itu. saya sependapat. ceritanya keren dan lucu. ^_^

  2. wkwk, joke-nya ngena euyy :D

    • hahaha.. lol

  3. holaaa kak ! saya berkunjung kembaliii :D
    huahaha, ending kalimatnya asik kaaak =))

    • iyaa.. teruma kasih buat kunjungan baliknyaaa…

      • iyaah :D followback boleh kak ? :D

      • haha boleh sekali…

  4. wkwkkwkw…. ajegile, nulis lagi donk yang ginina. :p
    Salam kenal. :)

    • salam kenal jugaaaa. .. .

  5. aha!
    tentulah tukang becak akan lebih santun,jauuuh jika disamakan…
    penghuni senayan tu santunnya cuma sama bos kok :lol:

    • haha mereka waras mb.. politisi gila jaman sekarang itu yang berpolitik dengan santun dan jujur,,

      • iya,,,miris dan ironis,..bikin meringis dan teriris *halah,opo to cah*
        :lol:


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: