Oleh: donbull | Januari 3, 2012

hujan, angin, dan embun

aku ini hujan yang selalu menyejukkan gersang bumi tempat mu berpijak
tapi engkau tak pernah tahu apakah aku ini berkah yang jatuh begitu saja dari awan atau air laut yang harus tebakar terik matahari untuk bisa mengawan, kemudian menghujan

aku ini angin yang selalu berusaha menyejukkan dahan-dahan kecilmu mu
tapi engkau tidak pernah tahu apakah aku ini angin gunung yang mengalir gampang menyusuri punggung pegunungan atau angin lembah yang naik jauh melibas terjalnya tanjakan untuk sampai kepada mu

aku ini embun yang berusaha menemani, membersamai, dan menyejukkan helai-helai daun mu di kala pagi
tapi engkau tidak pernah tahu apakah aku embun yang begitu saja jatuh lalu menggelayut lembut begitu mudah atau segumpal udara panas yang menahan dinginya malam berjam-jam sebelumnya

aku ini aku yang berusaha jadi hujan, angin dan embun untukmu.
Ketika langit bertanya kepadaku apakah aku mampu menjadi hujan, angin, dan embun?
aku jawab mau, walaupun aku tidak tahu mampu atau tidak


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: