Oleh: donbull | November 4, 2011

rehat sejenak

Bukankah sisa lembaran hidupku yang di berikan Tuhan itu masih berupa kertas putih bersih, bukan kertas kusam, hitam, dan penuh coretan, bukan pula kertas kumal, sobek ,atau lecek di sana-sini.
Bukankah untuk mulai menulis dilembaran baru itu waktunya terserah aku, tak perlu menunggu bergantinya hari, bulan, atau tahun.
Bukankah detik berikutnya setelah tuts ini kutekan aku sudah bisa memulai dengan lembar baru tersebut.
…….
Kalau begitu kenapa Aku harus menunggu? kenapa harus bersedih?? kenapa menyerah?? Alasan apa aku harus putus asa??? Kenapa pula aku harus berhenti percaya pada mimpi-mimpi baik milik-Nya????

——-


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: