Oleh: donbull | Agustus 2, 2011

Perbandingan

Hidup ini penuh perbandingan-perbandingan. Perbandingan-perbandingan congkak yang dibuat manusia. Perbandingan yang membuat manusia serakah dan tidak bersyukur. Mereke membuat perbandingan yang menjelma sebuah kotak pandora. Kotak pandora yang membuat manusia tidak puas dengan apa telah ia miliki. Setiap ia memiliki sesuatu, kotak pandora tersebut (perbandingan tersebut) mencerminkan apa yang lebih dari yang mereka punyai. Membuat manusia ingin segera memilikinya. Kalau manusia tersebut mampu untuk melakukannya, ia terjebak dalam kinginan-keinginan lebih yang berjalan terus menerus, terjebak dalam rasa tidak bersyukur yang berlanjut. Kalu manusia tidak mampu mewujudkannya (apa yang tercermin dari perbandingan yg ia buat) ia bisa jadi resah, tidak bersyukur, iri, atau mungkin dengki. Manusia yang mengungkung dirinya sendiri dalam kotak tersebut, mengikuti aturan dan akibat logis dari perbandingan yang ia buat.

sedikit contoh kecil

misal ketika hari ini cuma bisa makan 2 kali dan itupun dengan sayur dan tempe, manusia kemudian sering membuat perbandingan apa yang ia makan hari ini dengan apa yang dimakan orang lain yang lebih enak, lebih banyak, lebih mahal pastinya. Hasilnya ia menjadi kurang bersyukur, kurang menikmati apa yang ia dapatkan. Padahal apa yang ia makan dengan yang orang lain makan tidak jauh beda. Rasa tidak enak tidak muncul dari makanan tersebut tapi disebabkan oleh perbandingan yang ia buat.

contoh lain misalnya,, kalu biasanya kita makan dengan yang enak dan kemudian suatu hari kita makan dengan makanan yang rasanya dibawah makanan enak yang biasa kita makan. Percayalah, kalau kita merasa tidak enak atau ada yang kurang, itu sempurna karena ada perbandingan yang kita buat antara makanan yang kita makan dengan makanan enak yang biasanya. Rasa tidak enak sekali lagi bukan karena makanan yang kita makan. Cobalah ketika kita makan tempe tak usah lah kita membandingkan dengan rasa ayam yang sering kita makan. Syukuri secara sempurna  adanya tempe itu, cukup satu ngga perlu ada yang lebih. Hal lebih itu biasanya membuat kita bisa membandingkan keduannya denga congkaknya.

cukup 3 hal yang boleh kita jadikan bandingan lebih…

1. Ilmu yang bermanfaat

2. kekayaan yang diinfaqan

3. ketaqwaan kepada tuhan

bukannya mobil, emas berlian, paras cantik dan tampan, kekuasaan, darah bangsawan yang menggalir, kecerdasan yg tidak bermanfaat dan hal-hal fana lainnya….

LAIN SYAKARTUM LA-ADZII DANNAKUM WALAIN KAFARTUM INNA AZABI LASYADIID”


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: