Oleh: donbull | Mei 9, 2011

“Galau”

Tulisan ini saya buat gara-gara akhir-akhir ini banyak sekali teman saya yang bilang “saya sedang ‘Galau'”. Dari mulai temen saya yang super gila sampai ada temen akhwat (bc : cewek) yang ngga kalah galaunya. Buka FB galau gemar sekali nampang di status temen-temen saya. Ada yang “gw lagi galau –?”, “maaf tamen2 saya sedang galau n bete, “Hwaaaaa galau sangat hati ini”, “galau –“”, dan masih banyak lagi. Lengkap dengan emo-emo yang macem-macem bentuknya. Mungkin fenomena ini ngga jauh beda dengan situs jejaring yang lain. Kalau dilihat dari perckapan tertulis yang muncul dari kata-kata galau, galau itu diartikan sebagai kondisi sedih akibat persoalan cinta. Biasanya hal ini jadi bahan sindiran dan gasak-gasakan (ngga ada habisnya) buat yang sedang galau. Kalau diturutin komennya bisa jadi berhalaman-halaman. Itulah anak muda. Hahahaha

kalau diartikan galau itu….
1. perasaan tertentu yang ngga jelas karena suatu sebab (biasanya berhubungan dengan “someone”)
2. perasaan yang muncul ketika seorang pemuda/pemudi ngga juga punya pacar padahal kondisi lingkungan sekitar sudah menunjukkan romantisme pemuda dan pemudi yang luar biasa
3. bisa juga kondisi seseorang ingin menikah tapi belum siap semuannya jadinnya Galau ngga ada habisnya

4. dan masih banyak pengertian lain tergantung palaku dan kondisi yang dialalami.

Efek samping dari Galau:
1. Bawaanya bingung dan suka membingungkan orang lain
2. Pengennya tidur mulu
3. Galau bikin bete (kata salah satu temen saya)
4. Sedih ngga karuan, mau nagis tapi ngga bisa keluar
5. Galau membuat muka jadi melankolis

6. bawaannya kemana-mana kaya denger lagunya kang** band mulu (hahaha)

kalo dalam bahasa Indonesia galau itu berarti Sedih, Bingung, atau yang lebih tepat gelisah. :P Kalo Inggrisnya “confusion”. Saya sempat berpikir mereka itu terlalu lebay mengekspresikan kondisi psikologis melalui kata-kata galau. Tetapi mungkin begitu adanya. Namanya juga anak muda. Toh saya mungkin juga pernah sebagai pelakunnya Cuma ngga nyadar aja.

Saya pernah dapat nasihat tentang galau, sedih, gelisah, dan badmood sejenis. Mereka (galau n pren) itu analoginya sama kaya hal yang menyenangkan yang kita sukai. Sama ketika seorang menyukai nonton bola, bawaanya pengen terus nonton bola, apalagi kalo ada partai El Clasico mpe berjilid-jilid (bisa-bisa bikin ketagihan), bisa bikin ngga tidur dan pacar ngga diurus, demikian juga dengan galau n pren. Galau n Pren tak ubahnya sebuah candu yang “membuat kita senang dan ketagihan menikmati kesedihan kita”. Tapi banyak yang ngga menyadari kalau mereka dalam sebuah ketagihan. Awalnya dari sedih kecil yang diturutin terus menerus, lama-lama kebiasaan, dan bisa jadi ketagihan.

Buat yang baru newbie (tentang per-galauannya) segera di STOP jangan diturutin galau/sedihnya ntar bisa jadi galau-addict atau galau-holic lho :P. So ayo jangan diturutin, ayo di lawan, jangan menyerah berapa kalipun anda gagal dan kepepet harus pasang status galau lagi (hahaha). Bukankah galau itu tidak menyenangkan, banyak merugikan, dan buat ngga produktif. (^^)7


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: