Oleh: donbull | September 21, 2010

Cinta-Mu untuku dan Cintaku untuk-Mu

Sajak tentang Cinta-Mu dan cintaku
Ketahuliah kalian yang ada di bawah tanah, di dalam laut, dan di atas bumi
Ini tentang Cinta-Mu
Cinta-Mu pada ku itu SULIT . . . . SULIT untuk disamakan dengan seluruh cerita cinta manusia yang pernah ada. Yang selalu menghangatkan bumi, yang selalu menerangi malam, yang selalu menyejukkan siang
Cinta-Mu aku yakin lebih tulus dari cinta seorang bunda pada putra-putrinya, yang tentu akan melebihi apa yang diberikan matahari kepada bumi
Cinta-Mu lebih lebih besar dari apa yang dikorbankan Qais untuk Laila padahal Qais telah mengorbankan segala yang ia punya.
Ia korbankan kasih sayangnya dan ia korbankan kesehatnya
Ia tinggalkan semua kekayaannya, ia menua dalam lajangnya
Ia korbankan pikiran, keinginan, dan emosinya
dan ia mengorbankan syair-syair berharga cintanya yang hewan-hewanpun akan terharu mendengarnya
Kata dunia kisah mereka adalah kisah cinta paling abadi
Cinta-Mu lebih megah dari apa yang dibangun Jehan buat Mumtaz yang kata dunia itu monument cinta terbaik di alam semesta
Cinta-Mu lebih hangat dari cinta seorang sahabat. Lebih hangat dari cinta Hasan pada saudara tirinya (Amir Khan). Lebih hangat dari cinta kakak-kakakku, Lebih hangat dari cinta saudar-saudara muslimku
Cinta-Mu lebih lama dari cinta masa adam yang berkelanjutan hingga cinta masa sekarang. Dari cinta zaman terbelakang hinnga cinta zaman besi terbang dan besi mengambang
Cinta-Mu lebih menarik dari cinta pada pandangan pertama, cinta monyet, cinta di dunia maya, cinta pada orang tak terduga, cinta masa SMA, cinta pada orang yang kita benci, cinta pada sahabat sendiri, atau cinta sehidup semati
Itulah secuil kelebihan, secuil kemegahan, secuil ketulusan, secuil keabadian, secuil kebesaran, secuil kehangatan cinta-Mu pada ku
Ketahuliah kalian yang ada di bawah tanah, di dalam laut, dan di atas bumi
Ini tentang cintaku
Cinta ku pada-Mu itu JUGA SULIT. . . . . SULIT untuk dibilang cinta, suka, atau sekedar ketertarikan
Bagaimana bisa dibilang cinta, suka, atau ketertarikan jika
Tak pernah aku perhatikan betul diri-Mu sebesar perhatianku pada makhluk-Mu
Tak pernah benar-benar ku lakukan perintah-Mu dan ku jauhi larangan-Mu
Tak pernah benar-benar serius ku bingkai nama-Mu dalam perasaan, pikiran, dan hati ku
Tak pernah aku jaga hati ini dari cinta yang lain yang tak Engkau kehendaki
Tak pernah istiqomah ku ingat nama-Mu saat siang dan malam, sibuk dan senggan, saat susah dan senang
Entah kenapa . . . . .
Apa-apa yang Engkau suka terkadang enggan bahkan tidak ku sukai
Apa-apa yang Engkau cintai kadang hati ini benci
Apa-apa yang Engkau tunjukkan sebagai jalan kadang tak ku indahkan
Apa-apa yang Engkau tuntunkan kadang kuanggap lucu dan lebih cocok dibilang tontonan
Apa-apa yang Engkau janjikan kadang ku ragukan
Padahal Engkau sebenar-benar pemilik cinta, sebenar-benar pemilik kebenaran, sejatinya pemberi tuntunan, selurus-lurus pemberi jalan, dan penjaji yang tak pernah ingkar
Itulah sebesar-besar cintaku (mungkin tidak pantas dibilang cinta) pada-Mu
Cinta dari hamba-Mu yang miskin keyakinan dan terbelakang kesadaran
Ya Rabbku ku hanya bisa memohon berdo’a mohon ampunan, hidayah, dan jalan-Mu
Agar hamba-Mu tetap bisa meretas jalan impian menuju Ridlo-Mu
Tetap istiqomah dalam agama-Mu

Bintaro, 21 syawal 1430 H/Oct 10 2009


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: